Sabtu, 16 Mei 2015

Bunda



Bunda...kerut  yang menghiasi wajahmu kini tak semuda dulu


Tatapanmu yang teduh meluluhkan hati sanubariku


Kasih sayang yang engkau  suguhkan kepadaku tanpa henti


Perjuanganmu yang kenal lelah untuk sang buah hati


Jasamu  yang tak bisa terhitung oleh angka


Dan tak ada yang mampu membayarnya di dunia fana


Namun doaku tak pernah  berhenti terucap


Semoga Allah membalas  jasamu dengan firdausNya


Bunda katakan padaku apa yang bisa buat bunda bahagia


Akankah harta...?


Akankah  melihatku  jadi juara...?


Ataukah intan permata...?


Aku pasti kan perjuangkannya, walau harus menapaki duri


Walau gunung yang tinggi sekalipun kan ku daki


Meskipun itu tidaklah ada secuil dibanding jasa yang kau beri


Namun bunda ternyata bukan itu yang bunda mau


Cukup engkau menjadi putri solehah dan doakan ibu selalu sudah cukup putriku


Itulah kata yang membuat hatiku menjerit, bunda sungguh mulia hatimu








Tidak ada komentar:

Posting Komentar

© Senyum Pagi | Blogger Template by Enny Law